BERITARAKYAT.WEB.ID | KLAPANUNGGAL,BOGOR - Pihak pelaksana proyek jembatan Wika, PT. TRI MANUNGGAL KARYA,menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi pada jembatan darurat yang roboh sebelum difungsikan sebagai akses jalan bagi warga umum untuk menyebrang, Pada hari Senin pagi (22/06/2026).
Adapun sehubung pelaksana 1 pekerjaan penggantian jembatan kedep ruas jalan Cileungai - Cibibong (Citeureup) KM.JKT 62+440 dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :
1. Sesuai dengan kesepakat kami dengan masyarakat Desa Nambo, Kecamatan Klapanungal dan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung putri, untuk dibuatkan jembatan sementara orang (jembatan gantung).
2. Sesuai dengan kesepakat tersebut pada poin (1) kami selaku pelaksana pekerjaan tersebut telah melaksanakan pekerjaan sementara orang dan sesuai target penggunaannya mulai tanggal 22 Juni 2026.
3. Kami memohon maaf untuk jembatan sementara orang (jembatan gantung) belum dapat difungsikan karena terjadi kerusakan pada pilon (arah kedep) karena adanya aliran air akibat hujan deras dibawah pilon tersevut sehingga mwnyebabkan penurunan.
4. Kami akan melakukan evaluasi dan perbaikan segera jembatan penyebrangan orang (jembatan gantung) tersebut sesegera mungkin agar pekerjaan dapat dilanjutkan.
Demikian keterangan dari pihak kami selaku pelaksana proyek PT. TRA MANUNGGAL KARYA.
Saat dikonfitmasi awak media, Maman Fitmansyah selaku perwakilan PT. TRI MANUNGGAL KARYA, mengungkapkan bahwa kendala yang terjadi sesegera mungkin kami perbaiki.
" saya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait atas kendala yang mengakibatkan terhambatnya difungsi akses jalan penyebranga orang (jembatan gantung) untuk segera dilakukan perbaikan," ungkapnya.
Harapan semoga proses pengerjaan ini bisa secepat mungkin agar masyarakat bisa menyebrang untuk akses mobilitas sehari-hari.
(Red)


Posting Komentar